TINJAUANPUSTAKA. 2.1 Perilaku Kasih Sayang dalam Perspektif Johnson Behavioral System Model 2.1.1 Teori Johnson Behavioral System Model. Teori behavioral systemdari Dorothy E. Johnson muncul dari keyakinan Nigthingale bahwa tujuan keperawatan adalah membantu individu mencegah atau memulihkan dari penyakit atau cedera (Alligood, 2017).
Read Perilaku Kasih Sayang Pertama Kali Diajarkan Oleh Memlalui pembelajaran yang dinamis diharapkan akan tercipta suatu bentuk komunikasi lisan antara peserta didik yang terpola melalui keterampilan menyimak berbicara membaca dan menulis sehinggga suasana pembelajran.
tersebutbahwa perilaku kasih sayang ditandai dengan cara aktif maupun pasif. Aktif (misalnya memeluk, mencium, menepuk-nepuk) sedangkan secara pasif (misalnya tersenyum, duduk di pangkuan) ekspresi non verbal kasih sayang, serta keterangan lisan mengungkapkan cinta, pujian atau persahabatan. Pendapat ini
Katadia, perilaku anak terbentuk pertama kali di dalam keluarga selain di sekolah
. Kasih sayang merupakan salah satu sifat terpuji yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Hal ini karena kasih sayang dapat mendorong manusia untuk membantu meringankan penderitaan yang dialami oleh manusia adanya kasih sayang, tercipta kepedulian, kedamaian, dan rasa empati kepada orang lain. Nah, berikut ini beberapa pandangan Islam terhadap kasih sayang yang diriwayatkan dalam hadis. Yuk, simak!1. Orang yang tidak menyayangi maka tidak akan Visalli مَنْ لا يَرحم لا يُرحم Man laa yarham walaa yurham Artinya "Barang siapa tidak menyayangi maka tidak akan disayangi." HR Bukhari dan Muslim 2. Allah SWT hanya menyayangi hamba-Nya yang LopesRasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabada إِنَّمَا يَرْحَمُ اللهُ مِنْ عِبَادِهِ الرُّحَمَاءَ Artinya Sesungguhnya Allah hanya menyayangi hamba-hambaNya yang penyayang HR Ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabiir, dan dihasankan oleh Syekh Albani dalam sahih Al-Jaami’ no 2377 3. Orang yang penyayang akan dirahmati oleh Allah du preez Berbicara tentang kasih sayang, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga bersabda الرَّاحِمُوْنَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَانُ، اِرْحَمُوا مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ Artinya “Para pengasih dan penyayang dikasihi dan di sayang oleh Ar-Rahman Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, rahmatilah yang ada di bumi niscaya kalian akan dirahmati oleh zat yang ada di langit.” HR Abu Dawud no 4941 dan At-Tirmidzi no 1924 dan disahihkan oleh Syekh Albani dalam as-Sahihah no 925 Baca Juga 5 Hadis Nabi Muhammad Ini Jadi Pegangan dan Motivasi Jalani Hidup 4. Kasih sayang adalah bagian dari rahmat askewSeruan untuk menebarkan kasih sayang kepada sesama muslim juga terdapat dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi. Berikut bunyi hadis tersebut "Orang-orang yang memiliki sifat kasih sayang akan disayang oleh Allah yang Maha Penyayang, sayangilah semua yang ada di bumi maka semua yang ada di langit akan menyayangimu. Kasih sayang itu bagian dari rahmat Allah, barang siapa menyayangi, Allah akan menyayanginya. Siapa yang memutuskannya, Allah juga akan memutuskannya." Hadis riwayat Tirmidzi 5. Kasih sayang tak terbatas hanya di antara orang mukmin saja, melainkan untuk seluruh umat phamDalam hadis lain diriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda “Sekali-kali tidaklah kalian beriman sebelum kalian mengasihi”. Kemudian mereka menjawab, “Wahai Rasulullah, semua kami pengasih”. Rasulullah SAW bersabda kembali, “Kasih sayang itu tidak terbatas pada kasih sayang salah seorang di antara kalian kepada sahabatnya mukmin, tetapi bersifat umum untuk seluruh umat manusia” Ath Thabrani Itu dia beberapa hadis tentang kasih sayang dalam agama Islam. Ingat, jadilah orang yang penuh dengan kasih sayang agar Allah SWT senantiasa memberikan rahmat yang berlimpah kepadamu! Baca Juga 5 Hadis tentang Kejujuran, Kebaikan yang Bisa Mengantarmu ke Surga
Kasih sayang adalah sebuah kenikmatan yang dirasakan manusia di dunia. Dengan adanya rasa kasih sayang, tercipta kepedulian, kedamaian dan rasa empati kepada orang lain. Tidak hanya itu, kasih sayang bisa mendorong manusia untuk membantu meringankan penderitaan yang dialami oleh manusia lainnya. Tanpa adanya rasa kasih sayang, mungkin manusia akan menjadi sangat individualistis, egois dan tidak memikirkan kepentingan orang jugaCara Menghadapi Orang Tua yang Egois Menurut IslamCara Mensyukuri Nikmat AllahIslam, sebagai agama yang sempurna, ternyata memiliki pandangan tentang kasih sayang. Islam memahami bahwa manusia merupakan makhluk yang sempurna, dibekali dengan akal, nafsu, dan segala perasaan di hatinya. Tidak seperti malaikat yang selalu taat dengan perintah Allah, manusia terkadang lebih mengutamakan akal atau nafsunya dibandingkan perintah Allah. Maka, Islam pun mengatur batas-batas atau bentuk kasih sayang yang diperbolehkan dalam jugaHakikat Penciptaan ManusiaHikmah Beriman Kepada MalaikatIslam Memandang Kasih SayangManusia diciptakan Allah di dunia semata-mata hanya untuk beribadah kepada-Nya. Untuk beribadah kepada Allah, tentu kita harus menjalankan hal-hal yang diperintahkan dan menjauhi larangan Allah. Maka, tentu kita harus paham untuk selalu menjadikan prinsip ini sebagai pegangan hidup kita, termasuk dalam kehidupan memegang prinsip tersebut, kita akan terbiasa untuk meniatkan diri beribadah kepada Allah dalam setiap hal yang kita lakukan, termasuk dalam hati atau perasaan kita. Tidak ada rasa kasih dan sayang yang kita berikan kepada makhluk lain kecuali untuk memperoleh ridha Allah subhanahu wa ta’ala. Baca juga Penyebab Amal Ibadah Ditolak dalam IslamKasih sayang memiliki makna yang tidak terbatas. Memiliki rasa kasih sayang kepada makhluk lain merupakan fitrah yang dimiliki manusia. Maka, tentu kita harus menempatkan rasa kasih sayang ini sesuai kodratnya, tidak melewati batas-batas hukum jugaAyat Al-Quran Tentang CintaKasih Sayang Allah Kepada WanitaDalam sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Turmudzi, “Barang siapa tidak menyayangi manusia, Allah tidak akan menyayanginya”. Dari hadis tersebut yang disebutkan adalah manusia’ bukan hanya saudara muslim. Maka, kita bisa mengetahui bahwa Islam mengajarkan kita untuk menyayangi semua manusia di hanya di hadis tersebut, dalam hadis lain juga diriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Sekali-kali tidaklah kalian beriman sebelum kalian mengasihi”. Kemudian mereka menjawab, “Wahai Rasulullah, semua kami pengasih”. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda kembali, “Kasih sayang itu tidak terbatas pada kasih sayang salah seorang di antara kalian kepada sahabatnya mukmin, tetapi bersifat umum untuk seluruh umat manusia” Ath Thabrani.vIslam, sebagai agama rahmatan lil alamin atau rahmat bagi seluruh alam, juga mengajarkan bahwa kasih sayang tidak hanya berlaku antar manusia, melainkan juga pada hewan, tumbuhan dan lingkungan di sekitarnya. Pernah diceritakan Abu Bakar as Shiddiq radhiallahu anhu berpesan kepada pasukan Usamah bin Zaid, “Janganlah kalian bunuh perempuan, orang tua, dan anak-anak kecil. Jangan pula kalian kebiri pohon-pohon kurma, dan janganlah kalian tebang pepohonan yang berbuah. Jika kalian menjumpai orang-orang yang tidak berdaya, biarkanlah mereka, jangan kalian ganggu”. Nasehat ini, yang diberikan dalam keadaan perang, sungguh mencerminkan makna kasih sayang yang diajarkan oleh agama Islam. Kasih sayang tidak hanya untuk manusia, melainkan juga untuk lingkungan di sekitarnya. Baca juga Ayat Alquran Tentang Cinta Kepada Lawan JenisIslam adalah agama yang sejak keberadaannya selalu menebarkan kasih sayang di muka bumi. Dalam surat At Taubah ayat 128, Allah subhanahu wa ta’alah berfirman, “Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan keimanan dan keselamatan bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin”. Dari ayat tersebut kita bisa mengetahui bahwa Islam sendiri diturunkan dengan penuh kasih sayang kepada semua umat mengungkapkan rasa kasih sayang dalam Islam juga telah diatur dengan mengikuti ajaran yang telah dicontohkan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Bentuk kasih sayang ini dibungkus dengan iman. Hal ini tercermin dalam sabda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, “Tidak beriman salah seorang di antara kamu hingga dia mencintai untuk saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri”.Untuk mewujudkan kasih sayang dalam Islam, manusia diajarkan untuk melakukan perbuatan yang nyata. Kasih sayang kepada manusia lain bisa berbentuk perbuatan tolong menolong, menjaga silaturahmi, meringankan beban dan kesulitan orang lain, mengajak orang lain ke jalan Allah, menjaga kedamaian dan lain sebagainya. Sementara itu, kasih sayang kepada makhluk lain dan lingkungan bisa berupa menjaga kebersihan, keasrian, dan kelestarian lingkungan. Maka, kasih sayang dalam Islam dapat terwujud sepanjang waktu, sepanjang usia manusia tersebut hidup di bumi. Baca juga Hukum Silaturahmi Menurut IslamKasih Sayang sebagai Bentuk Ibadah kepada AllahDari banyak hadis di atas, jelaslah bahwa kasih sayang dalam Islam memiliki makna yang sangat luas. Sifat kasih sayang ini termasuk dalam sifat yang dicintai Allah subhanahu wa ta’ala. Bahkan, Allah subhanahu wa ta’ala membenci orang-orang yang tidak memiliki rasa kasih sayang di hatinya. Hal ini ditegaskan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dalam hadisnya, “Rasa kasih sayang tidaklah dicabut, melainkan hanya dari orang-orang yang celaka” Ibn Hibban.Maka, dengan kita menciptakan kasih sayang kepada manusia dan makhluk lainnya, asalkan tetap dalam koridor agama, merupakan salah satu bentuk ketakwaan kita kepada Allah. Hal ini bisa menjadi penyebab Allah mencintai diri kita. Kasih sayang yang termasuk akhlak mulia tentu disukai oleh Allah dan merupakan bentuk ibadah kita kepada Allah jika diniatkan dan ditunjukkan dengan cara yang benar. Dalam hadis riwayat Na’im melalui Ibnu Abbas radhiallahu anha, disebutkan “Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala Maha Pemurah, Dia mencintai sifat pemurah, dan Dia mencintai akhlak yang mulia serta membenci akhlak yang rendah”. Baca juga Cara Meningkatkan Iman dan Taqwa Untuk bisa menempatkan rasa kasih sayang dengan benar dan sesuai ajaran agama Islam, pertama-tama kita harus terlebih dahulu mencintai Allah. Menjadikan Allah sebagai cinta yang utama di hati kita akan menjadi penjaga’ dari perasaan lain yang tidak benar. Hal ini akan menciptakan rasa kasih sayang untuk makhluk Allah yang lain sebagai bentuk kecintaan kita kepada Allah. Baca juga Sifat Orang yang BertakwaAl Quran pun mengajarkan hal yang demikian. dalam surat Ali Imran ayat 31, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Katakanlah hai Muhammad, Jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu’. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.Menjadikan rasa kasih sayang kepada makhluk dan lingkungan sebagai bentuk cinta kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala, akan membuat kita tetap berpegang pada ajaran agama Islam dalam berkasih sayang. Kita tidak akan menjadikan kasih sayang sebagai alasan berbuat dzalim atau hal-hal yang melanggar larangan Allah subhanahu wa ta’ala. Karena tujuan kita hanya cinta Allah semata, maka kesenangan duniawi yang mengatasnamakan kasih sayang tidak akan membutakan mata dan hati jugaBentuk-Bentuk IstidrajDasar Hukum IslamFungsi Hadist Dalam IslamSecara umum, kasih sayang dalam Islam memiliki beberapa cabang, yaituSayang kepada Allah – sebagai tingkatan pertama dan merupakan kasih sayang yang dasar dan harus ada pada manusiaSayang kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam – Rasulullah bersabda, “Tidak sempurna iman kalian sampai aku lebih dia cintai daripada dirinya, orang tuanya, anaknya dan manusia lain keseluruhan”. HR. Bukhori dan MuslimSayang kepada manusia lainnyaSayang kepada hewanSayang kepada tumbuhanSayang kepada lingkunganDari beberapa hadis dan makna kasih sayang dalam Islam di atas, kita bisa mengetahui bahwa Islam merupakan agama yang bernar-benar memerintahkan kita untuk saling mengasihi dan menyayangi. Tentu hal ini sangat bertentangan dengan stigma bahwa Islam adalah agama yang keras dan menyukai kekerasan, seperti tindakan terorisme, bom dan perilaku merusak lainnya. Jika hewan dan tumbuhan saja diperintahkan untuk dikasihi dan disayangi, apalagi nyawa manusia lainnya?Dengan demikian, sebagai seorang muslim kita harus mulai menjalankan ajaran Islam untuk mengasihi dan menyayangi manusia lain. Dengan demikian, kita bisa menjadi muslim yang lebih baik yang insyaaAllah menunjukkan ke dunia jati diri muslim a’lam bi shawwab.
– Fatimah az-Zahra merupakan gadis anak bungsu Utusan tuhan Muhammad dan Khadijah. Kedua saudara kandung Fatimah, Qasim dan Abdullah, meninggal dunia plong usia dua waktu. Fatimah dihormati seluruh umat Muslim, dan secara khusus disanjung para pengikut Syi’ah berpunca anak bini Ali bin Abuk Thalib, suaminya. Fatimah menyimbolkan seorang perempuan dengan kepribadian bergengsi. Kehidupannya dibaktikan kepada keluarganya. Ia semacam itu dicintai dan dihormati bukan karena apa yang mutakadim diperbuatnya untuk diri seorang, tapi lantaran usahanya untuk memelihara iman orang-orang di sekelilingnya. Umurnya nan pendek mencakup periode kenabian ayahnya dilahirkan sebelum ayahnya menjadi Rasul dan meninggal enam bulan sesudah ayahnya wafat. Sira meninggal n domestik nyawa nan masih sangat akil balig, 27 tahun, di Madinah sreg 3 Ramadan 11 Hijriah 5 Agustus 632 M. Umat Muslim berbondong-bondong ke Masjid Nabawi buat menyalatkannya. Sembahyang jenazah pertama dipimpin Ali. Sembahyang jenazah gelombang elektronik kedua dipimpin pamannya, Abbas kacang Abdul Muthalib. Mayat Fatimah lewat dibawa ke makam Baqi, dikuburkan bersebelahan dengan saudari-saudarinya, Zainab, Ruqayyah, dan Ummu Khultsum. Fatimah lahir di Ummul Qura Mekkah plong Jumat, 20 Jumadi al-Tsani di rumah sederhana yang diurus ibunya. Ia dibesarkan bersama-seperti saudara-tali pusar perempuannya dan seorang sepupu laki-laki Nabi Muhammad nan besok menjadi suaminya. Ali diasuh Muhammad sejak kerdil dan sangat disayangi layaknya momongan sendiri. Ali adalah hamba allah kedua yang menyepakati kenabian Muhammad setelah Khadijah. Kesayangan Utusan tuhan Muhammad Episode pertama dari atma penuh krisis memperlihatkan Utusan tuhan Muhammad nan perdua menemukan anaknya yang menangis karena sang ibu meninggal dunia. Lalu diikuti dengan masa tiga tahun penuh rintangan yang tidak menentramkan—pengalaman-pengalaman yang pasti ialah beban berat bagi gadis berhati kecil-kecil itu. Satu kejadian yang tertera tentang Fatimah menunjukkan alangkah segara keberaniannya. Puas suatu hari, ayahnya dilempari orang-cucu adam dengan hajat ketika bersujud di Kiblat. Dara Fatimah tinggal membersihkan kotoran-feses dari badan Nabi Muhammad dan berteriak marah kepada para pengganggu itu. Tatkala berhijrah ke Madinah, Rasul segera utus sendiri utusan cak bagi mengangkut kedua putrinya supaya bergabung. Tidak lama sehabis itu, berlangsunglah pertunangan dan pernikahan Fatimah dengan Ali. Pasangan baru itu kemudian silam lain jauh dari apartemen Nabi. Sebagaimana umumnya rumah hierarki baru, mereka belum mempunyai apa-apa. Fatimah adv amat rapat persaudaraan dengan ayahnya. Dan sebagaimana ayahnya, kamu paling setia menyantuni orang papa, termasuk kepada ahl al-shuffah—makhluk-orang yang membaktikan hidupnya untuk mendalami ilmu agama dengan cara yang asketik. Saat Nabi gemuk di apartemen atau di depan umum, dan putrinya ini menimpa atau memasuki ruangannya, Nabi lekas berdiri menyambut dan menunjuk-nunjukkan secara membengang kelembutan terhadapnya. Baik anak adam Madinah maupun khalayak Mekkah terkejut melihat perilaku Utusan tuhan terhadap anak pemudi, yang intern kebiasaan mereka tidak mendapat perlakuan semacam itu. Muhammad biasa menarung putrinya, duduk di sisinya, tanpa menaruh perhatian komentar orang tak, atau kritik bahwa perilaku itu bisa menimbulkan sambaran. Suatu ketika Rasulullah mencium cucunya, Hasan, anak Fatimah, di depan sekelompok hamba allah Badui. Mereka terkejut, dan salah seorang di antara mereka, yaitu Aqra bin Silam, memperlihatkan keterkejutannya dan bercakap “Aku punya sepuluh anak dan aku tidak pernah mencium koteng pula dari mereka!” Rasul kemudian menjawab, “Orang nan tidak murah hati [mencintai, mengasihi], Tuhan tak karim kepadanya” HR Al-Bukhari-Muslim. Fatimah memperoleh belalah dan ajaran-visiun perihal keimanan dan kelembutan bersumber ayahnya dan ia menebarkannya kepada orang-orang dengan membantu fakir miskin. Namun, suatu tahun kamu pernah mengeluh kepada Ali tentang pelbagai kesulitan hidup. Seperti ayahnya, mereka juga tidak punya apa-barang apa dan Fatimah merasa semakin terik mengaku kewajiban hidup sehari-hari. Ali menasihatinya mudah-mudahan ia menghindari merodong ayahnya untuk meminta bantuan; barangkali Nabi dapat memberi keseleo satu budak nan kamu peroleh seumpama hadiah. Fatimah pun pergi menangkap basah Nabi, tapi tidak sanggup menyorongkan permintaannya, karena ia begitu menghormati ayahnya. Ketika beliau kembali dengan tangan nol, Ali memutuskan untuk pergi ke rumah Nabi bersamanya. Nabi mendengarkan keluhan mereka dan memberitahu bahwa dia tidak dapat melakukan banyak. Kondisi mereka jauh lebih baik daripada ahl al-shuffah yang sangat membutuhkan pertolongan. Mereka harus bertahan dan bersabar. Meski mereka putri dan sepupu Utusan tuhan, mereka tidak dapat menghendaki posisi sosial nan istimewa. Hampir paruh malam, Nabi mengetuk gapura rumah Fatimah dan Ali. Mereka hendak kambuh buat menyambutnya, tetapi Rasul Muhammad ikut dan duduk di samping tempat tidur mereka. Serta merta duduk di samping pembaringan putrinya di tengah lilin lebah itu, dan dengan penuh perhatian atas kebutuhannya, Muhammad menjawab permintaan Fatimah dengan memberi rahasia eksklusif dari Allah SWT. Nabi mengajarkan sebuah wirid yang kemudian diriwayatkan kepada kita sepanjang zaman dan dipraktikkan setiap Muslim dalam keseharian. “Ini yakni perkataan yang diajarkan Jibril kepadaku. Kalian harus mengulangnya sepuluh mana tahu setelah sembahyang Mahasuci Tuhan’ [Subhan Yang mahakuasa], lalu Barang apa puji buat Yang mahakuasa’ [Alhamd lillah], dan Halikuljabbar Mahabesar’ [Allahu Akbar]. Sebelum tidur, kalian harus mengulangnya sebanyak tiga puluh kali” HR al-Bukhari-Orang islam. Saat umur berangsur membaik dan nafkah nan tersaji sudah mencukupi kebutuhan, apartemen Fatimah sewaktu-waktu setia tidak mempunyai apa-apa sejauh hari karena mereka kerap memberikan kandungan kepada hamba allah enggak yang jauh lebih sengsara. Apa yang dilakukan Fatimah dan Ali merupakan cermin awal pentingnya berpuasa bikin suku bangsa Muslimin. Mereka nan lebih bernasib baik merasakan apa artinya lapar dan berempati terhadap pelbagai kebutuhan orang lain. Fatimah melahirkan dua orang putra dan dua orang gadis dari Ali dua anak lelaki, yakni Hasan dan Husein; kakak amoi mereka, Zainab; dan adik perempuan bernama Buta huruf Kultsum. Nabi Muhammad sangat menyayangi mereka. Konseptual Kesalehan dan Pelahap Menurut tradisi Islam, cuma terserah empat orang kuntum nan hipotetis. Khadijah dan Fatimah yaitu dua di antaranya. Fatimah digambarkan sebagai seorang nan meneruskan kemurahan hati dan kebaikan Nabi Muhammad, di tengah kesibukan hidupnya yang silam banyak. Tangannya kasar karena menggiling cante. Ia kerap menggendong anak dengan satu tangan dan tangan yang lain menggiling cante sonder mau meminta pertolongan tetangganya. Momen sang Nabi wafat, para pendukung Ali berpendapat bahwa semata-mata dialah yang berhak menggantikan Nabi Muhammad menjadi khalifah. Bagi mereka, Ali adalah sosok yang dipilih Nabi sebelum sakitnya yang keladak. Cak agar demikian, selama tahun sakitnya itu, Duli Bakar-lah yang memimpin berdoa berombongan di ajang Nabi. Putri Abu Bakar yang sekali lagi istri Nabi, Aisyah, menyatakan bahwa ayahnyalah yang ditunjuk Nabi sebagai penggantinya. Dengan kesepakatan bersama pada musyawarah yang diadakan sebelum pemakaman Nabi Muhammad yang tidak dihadiri Ali, pilihan jebluk kepada Duli Bakar. Fatimah sangat kecewa atas keputusan itu. Pertarungan Fatimah dengan keluarga Abu Bakar kemudian semakin melebar ketika ia ditolak untuk mendapatkan bagian kekayaan nan menurutnya adalah haknya sesuai dengan wasiat Utusan tuhan. Ketika Fatimah sakit beberapa bulan kemudian, sira tidak mau pergok Aisyah atau salah seorang anggota keluarga Abu Bakar, dan bahkan melarang mereka menghadiri pekuburan jika dirinya meninggal. Akan hanya, sebuah jembatan dibangun adik iparnya, Asma binti Umais, yang puas waktu itu sudah menikah dengan Duli Bakar. Seperti suaminya, Fatimah adalah kamil kesalehan, kepemurahan, dan cangap. Dia hidup privat sinar ramalan spiritual ayahnya menjalani kehidupan bersahaja, menunangi segala sesuatu namun kepada Yang Maha Esa, dan memasrahkan semua miliknya kepada bani adam lain. Menjelang Rasul Muhammad wafat, Fatimah menangis sedih tatkala ayahnya membisiki bahwa Allah hendak memanggilnya kembali dan telah start saatnya bakal berjarak. Lantas, Fatimah mesem gembira detik, beberapa menit kemudian, Nabi Muhammad mengatakan kepadanya dengan penuh keterpencilan bahwa dialah insan pertama berbunga anggota keluarganya yang akan taajul menyusul Nabi.
Tumbuh di dalam rumah yang penuh dengan cinta dan kasih sayang orang tua tidak akan menjadikan si Kecil berkepribadian lembek seperti ya... 7 ibu tandai artikel ini informatif Tumbuh di dalam rumah yang penuh dengan cinta dan kasih sayang orang tua tidak akan menjadikan si Kecil berkepribadian lembek seperti yang dipercaya oleh generasi terdahulu ya, Bu. Justru dengan mendapatkan kasih sayang yang cukup, si Kecil dapat tumbuh dengan mental yang kuat dan perkembangan otak yang sehat. Pentingnya Kasih Sayang dalam Perkembangan Mental Anak Bagaimana orang tua mencintai anaknya akan sangat mempengaruhi persepsi anak tentang dirinya sendiri. Ketika si Kecil memiliki hubungan yang hangat, penuh cinta, dan kasih sayang dengan orang tuanya, ia akan merasa aman dalam menjalani kehidupan dan menjalin relasi dengan orang lain. Nah, perasaan aman tersebut disebut sebagai secure attachment, yang dapat menjadi “pupuk” untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan empati pada si Kecil. Dengan rasa percaya diri yang tinggi, anak juga akan memiliki keberanian untuk bisa lebih mandiri dan mau mengeksplor dunia sekitar dengan caranya sendiri. Baca Juga Anak 3 Tahun Harus Sudah Bisa Apa Secara Sosio-Emosional? 6 Contoh Sikap Kasih Sayang dalam Kehidupan Sehari-hari Seperti apa sikap kasih sayang dan cinta yang dapat Ibu tunjukkan kepada si Kecil dalam kehidupan sehari-hari? Sebenarnya sangat banyak perwujudan rasa kasih sayang yang dapat Ibu curahkan kepada si Kecil. Mungkin tanpa menyadarinya Ibu juga sudah melakukan beberapa poin berikut ini 1. Menjenguk saudara yang sedang sakit Menjenguk saudara yang sedang sakit adalah salah satu bentuk perhatian kecil namun sangat berarti, Bu. Kegiatan ini juga akan mengasah kepedulian si Kecil sekaligus membuatnya belajar bahwa berbagi tak hanya dalam bentuk barang, tetapi juga bisa dalam bentuk perhatian, emosi, saran, bahkan penghiburan. 2. Menghibur teman yang sedang sedih Kemampuan untuk ikut merasakan kesedihan dan kesulitan yang dialami orang lain merupakan salah satu kemampuan berempati, yang juga merupakan salah satu bentuk kasih sayang. Dan tahukah Ibu, kemampuan berempati ini merupakan bekal penting yang harus dimiliki oleh calon leader di masa depan. Meski si Kecil mungkin tak bisa menghilangkan kesedihan yang dirasakan temannya, tapi perhatian dan penghiburan yang diberikannya bisa sangat membantu. Misalnya, sekadar mengatakan “Kamu nggak papa?”, atau menelepon lewat panggilan video sekadar mengajaknya mengobrol atau bercanda. Atau jika memungkinkan, kirimkan makanan atau buah-buahan ke rumah teman yang sedang sedih. 3. Membantu Ibu melakukan pekerjaan rumah tangga Melakukan pekerjaan rumah tangga dapat menjadi kegiatan yang membuktikan kasih sayang si Kecil kepada anggota keluarga, lho. Dari kegiatan ini, si Kecil akan belajar bahwa membuat rumah rapi dan bersih bukanlah tugas Ibu atau asisten rumah tangga semata. Karena kasih sayangnya kepada Ibu dan sang asisten rumah tangga, ia pun akan dengan sukarela ikut bertanggung jawab untuk bersama-sama melakukan tugas tersebut. 4. Berdonasi pada lingkungan sekitar Berdonasi tak perlu menunggu momen tertentu, Bu. Kapan pun, si Kecil bisa didorong untuk berdonasi pada orang-orang yang membutuhkannya, terutama yang berada di sekitarnya, seperti tetangga, satpam, asisten rumah tangga, dan lainnya. Lalu, apa saja yang bisa didonasikannya? Macam-macam, mulai dari pakaian, mainan, bahkan tenaga. Misal, jika ada kegiatan kerja bakti, ajaklah si Kecil untuk ikut terlibat ditemani Ayah atau Ibu. Baca juga 4 Contoh Empati Anak yang Perlu Ibu Ajarkan Setiap Hari 5. Membiasakan memberi pelukan hangat Ibu, membiasakan memberi pelukan hangat pada orang-orang terdekat dapat memberi tahu si Kecil, lho, bahwa tindakan yang sederhana ini sangat efektif untuk menunjukkan kasih sayang. Sebab menurut penelitian yang diterbitkan oleh Korean Journal Pediatrics pada tahun 2020, baik anak laki-laki maupun anak perempuan harus mendapat pelukan dari orang-orang terdekatnya sebagai salah satu ungkapan cinta dan kasih agar tercipta secure attachment pada anak. Selain itu, pelukan dan usapan lembut pada punggung, juga membuat tubuh memproduksi hormon oksitosin yang membuat si Kecil merasa lebih aman dan bahagia. Nah, Bu, pasti sudah tahu, kah, kalau kebahagiaan itu bisa “menular”? Harapannya jika anak bahagia dan mampu mengekspresikan rasa kasih sayangnya dengan bebas karena sudah terbiasa, kebahagiaan itu akan menyebar di lingkungan teman-teman sekitarnya. 6. Say I Love You Action speaks louder than words. Tetapi, si Kecil juga perlu sering-sering mendengar ungkapan cinta kasih tersebut keluar dari mulut Ayah dan Ibu, lho! Ketika anak-anak tahu bahwa mereka tulus dicintai, mereka mulai menyadari makna sebenarnya dari hidup mereka. Begitu si Kecil memahami apa makna hidup mereka, ia akan bisa memanfaatkan setiap kesempatan yang ia punya sebaik mungkin untuk terus berkembang dan belajar. Karena, ungkapan cinta dari Ayah dan Ibu bantu membangun kepercayaan diri dan self-esteem anak sehingga mereka bisa live life to the fullest, with no regrets! Jadi selain dengan pelukan, jangan lupa bilang i love you, ya, hari ini! Ibu dan Ayah juga bisa menyatakan rasa cinta setiap hari seperti saat menyambut anak bagun pagi, sebelum si Kecil tidur, atau sekedar setelah ia berhasil menyelesaikan suatu permainan. “Hai, sudah bangun Nak? Bagaimana tidurnya tadi malam, nyenyak? Peluk dulu sini! I love you, my baby!” Jangan lupa, ucapkan sambil memberi pelukan hangat sebelum memulai aktivitas, ya. “Selamat tidur, Ibu matikan lampunya ya. Love you, have a good night!” Ucapkan sambil memberi kecupan sebelum berpisah agar anak merasa lebih tenang. 7. Mendengarkan dengan penuh perhatian Belum banyak yang tahu bahwa mendengarkan dengan penuh perhatian bukan cuma life skill yang bermanfaat untuk anak belajar, tapi juga untuk menyatakan kasih sayang pada teman-temannya. Sebab, kemampuan mendengarkan juga berkaitan dengan kepekaan anak dan keterampilannya untuk berempati. Mendengarkan dengan tulus, tanpa syarat, dan tidak menghakimi dapat menyiratkan bahwa si Kecil benar-benar peduli dan menyayangi si teman yang sedang bercerita. Sebagai pendengar yang sangat empatik, anak mampu mengeksplorasi makna dengan teman ngobrol mereka, mengakui dan memahami kekhawatiran si teman, dan menyarankan solusi terbaik untuk mereka bagikan dengan si teman. Untuk membesarkan si Kecil jadi pendengar yang baik, yuk, Bu, mulai biasakan mendengarkan dan menanggapi apa yang si Kecil katakan dengan penuh perhatian. Agar anak merasa diperhatikan secara penuh, Ibu perlu menghentikan sejenak apa yang sedang dikerjakan, membuat kontak mata, memberikan tanggapan melalui berbagai ekspresi wajah, dan menanggapi dengan antusias apa yang mereka katakan. Jika anak berceloteh, Ibu bisa menirukan celotehannya. Nah, apabila anak bercerita Ibu dapat menggunakan reflective words. Reflective word adalah memberikan pengulangan pada bagian-bagian yang menarik untuk menunjukkan Ibu benar-benar memperhatikan cerita si Kecil sambil membenarkan tata bahasa maupun pengucapan si Kecil. Contohnya Anak “Ibu, tadi aku menggambar laut yang isinya banyak ikan warna-warni!” Ibu “Oh, Adik tadi menggambar laut yang isinya banyak ikan warna-warni, ya? Coba mana Ibu ingin lihat, dong, gambarnya.” Selain merasa dicintai Bu, perkembangan kemampuan bahasa dan komunikasi pada anak juga akan menjadi lebih baik saat Ibu menunjukkan perhatian yang baik setiap kali anak bercerita. 8. Memberikan kejutan kecil Siapa sih yang tidak menyukai kejutan manis? Bahkan orang dewasa menyukainya! Nah, untuk menunjukkan kasih sayang Ibu pada anak, Ibu dapat memberikan kejutan-kejutan kecil dalam kegiatan sehari-hari. Ibu bisa mengajak si Kecil jalan-jalan di taman bermain kompleks di luar jadwal yang telah dibuat, mengajak anak ke pantai pada hari kerja saat Ibu dan Ayah memiliki jatah cuti, memasak makanan favorit si Kecil, membuat tampilan hidangan spesial dibentuk Hello Kitty atau Spongebob, dan hal kecil lainnya. Baca juga 4 Vitamin Anak yang Dukung Pertumbuhan Fisik, Cek Apakah Sudah Ada di Makanan Si Kecil? Bersamaan dengan contoh sikap kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari di atas, jangan lupa berikan juga Bebelac 3 yang memiliki keunggulan Triple A DHA dan LA + ALA dari minyak ikan dengan DHA yang lebih tinggi daripada formula sebelumnya. Bebelac 3 juga memiliki kombinasi serat FOS dan GOS dengan rasio 19 yang teruji klinis untuk mendukung saluran cerna si Kecil, serta kandungan vitamin dan mineral yang tepat untuk membantu dukung perkembangan fisiknya, Bu. Nutrisi tepat Bebelac 3 akan bantu menjaga kebaikan saluran cerna happy tummy, sehingga mood si Kecil selalu baik happy heart dan dengan stimulasi yang tepat, mendukung kognitif happy brain dalam menemani si Kecil melakukan contoh sikap kasih sayang dalam kehidupan sehari hari! Referensi Benoit, Diane. “Infant-Parent Attachment Definition, Types, Antecedents, Measurement and Outcome.” Paediatrics & Child Health, vol. 9, no. 8, Oct. 2004, pp. 541–545, Accessed 17 Jan. 2023. ROHNER, RONALD P., et al. “Parental Acceptance-Rejection Theory, Methods, Cross-Cultural Evidence, and Implications.” Ethos, vol. 33, no. 3, Sept. 2005, pp. 299–334, Accessed 17 Jan. 2023. Hong, Yoo Rha, and Jae Sun Park. “Impact of Attachment, Temperament and Parenting on Human Development.” Korean Journal of Pediatrics, vol. 55, no. 12, 2012, p. 449, Accessed 17 Jan. 2023. Bremner, “Does Stress Damage the Brain?” Biological Psychiatry, vol. 45, no. 7, Apr. 1999, pp. 797–805, Accessed 17 Jan. 2023. Active Listening. 2023, Accessed 17 Jan. 2023. “IDAI SULIT MAKAN PADA BAYI DAN ANAK.” 2016, Accessed 17 Jan. 2023. “3 Ways Parents Can Improve Their Babies’ Brain Development.” 2019, Accessed 17 Jan. 2023. “10 Ways to Show Your Child Love Today.” 2020, Accessed 17 Jan. 2023. Cirino, Erica. “What Are the Benefits of Hugging?” Healthline, Healthline Media, 10 Apr. 2018, Accessed 17 Jan. 2023. Dryden, Jim. “Mom’s Love Good for Child’s Brain - the Source - Washington University in St. Louis.” The Source, 30 Jan. 2012, Accessed 17 Jan. 2023.
perilaku kasih sayang pertama kali diajarkan oleh